Piala Dunia Bocah Solo Rintis Mimpi Menjadi Pemain Sepakbola Di Rotterdam

Piala Dunia Bocah Solo Rintis Mimpi Menjadi Pemain Sepakbola Di RotterdamPiala Dunia Bocah Solo Rintis Mimpi Menjadi Pemain Sepakbola Di Rotterdam – Yussa Nugraha, pemain sepak bola muda yang berasal dari Indonesia mendapat hasil yang cukup baik dalam usahanya merintis karir sebagai pemain sepakbola professional di Belanda.

Pemain muda yang baru berusia 13 tahun ini mendapat tawaran untuk bergabung dengan salah satu klub besar di Belanda yakni Feyenoord Rotterdam. Yussa Nugraha sendiri tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan akan membela tim Feyenoord Rotterdam Junior mulai musim depan atau musim 2014/15.

Yussa Nugraha adalah bocah kelahiran Solo, Indonesia yang saat ini berdomisili di Belanda karena mengikuti kedua orang tuanya yang bekerja di sana. Yussa mengaku sangat gembira karena bisa mendapat tawaran dan bergabung dengan akademi sepakbola Feyenoord. Yussa menyadari dengan resminya bergabung dengan akademi sepakbola Feyenoord maka dirinya harus berlatih lebih keras dan terus menjaga konsistensi penampilannya.

Karena saat ini usia Yussa Nugraha masih 13 tahun maka dia akan bergabung dengan tim C1 Feyenoord Rotterdam atau tim U-15. Jika penampilan pemain bertubuh jangkung ini kemudian memuaskan para pelatih tim U-15 maka tidak mungkin suatu hari nanti Yussa Nugraha mendapat kesempatan untuk bermain di level tim yang lebih tinggi. Bahkan tidak mungkin pula anak dari Indra Lieu dan Edi Nugraha ini suatu hari nanti bisa menembus tim utama Feyenoord Rotteerdam dan berlaga di kompetisi tertinggi sepakbola Belanda, Eredivisie.

Karir sepakbola pemain yang memiliki nama lengkap Yussa Rexsava Putra Nugraha ini bermula saat pada tahun 2005 dirinya diboyong oleh kedua orang tuanya untuk pindah ke Belanda karena pekerjaan. Kala itu Yussa Nugraha masih berusia  5 tahun. Saat memasuki usia 8 atau tahun 2008 tahun Yussa Nugraha bergabung dengan ke salah satu sekolah sepakbola di Belanda. Sekolah sepakbola tersebut memiliki ikatan dengan salah satu klub amatir di Belanda yakni VV Haagsehout.

Di sekolah sepakbola inilah bakat dan potensi yang dimiliki oleh Yussa Nugraha mulai muncul. Penampilan Yussa Nugraha membuat para pencari bakat di Belanda mengendus namanya. Hasilnya pada tahun 2013 kemarin, Yussa Nugraha mendapat undangan untuk melakukan sesi seleksi di ADO Denhag. ADO Denhag adalah salah satu tim yang berlaga di Eredivisie. Pada bulan April tahun tersebut Yussa Nugraha bersama dengan 206 pemain muda dari seantero Belanda melakoni sesi seleksi di markas ADO Denhag. Dari klub ini Yussa Nugraha kemudian dipinjamkan ke klub SVV Scheveningen. Di klub ini kemudian ada pemandu bakat milik Feyenoord Rotterdam yang melihat adanya potensi dari bocah Solo ini yang kemudian menawarinya bergabung.

SVV Schveningen sendiri sempat tidak ingin melepas Yussa Nugraha ke Feyenoord pasalnya penampilan apik Yussa membuatnya selalu menjadi andalan. Tapi karena ingin mengembangkan karir dan bakatnya, Yussa Nugraha memutuskan untuk menerima tawaran Feyenoord meski dengan begitu kedua orang tua Yussa harus menempuh jarak lebih jauh saat mengantar anak mereka berlatih di markas Feyenoord Piala Dunia.