Peresmian Brazuca Sebagai Bola Resmi Piala Dunia 2014 Di Brazil

Peresmian Brazuca Sebagai Bola Resmi Piala Dunia 2014 Di Brazil

Peresmian Brazuca Sebagai Bola Resmi Piala Dunia 2014 Di Brazil  – Selain menggelar pot undian Piala Dunia 2014, FIFA juga mengorbitkan Brazuca yakni bola resmi untuk turnamen itu yang diresmikan dalam sebuah ceremonial di Rio de Janeiro pada hari Selasa tanggal 3 Desember 2013 kemarin.

Adidas, Brazuca menawarkan inovasi terbaru dan sudah melakukan pengujian selama dua setengah tahun dalam klaim dari produsen bola tersebut. Brazuca disebut telah menjadi bola yang paling banyak diuji yang pernah dibuat oleh Adidas dan mereka menyebutnya dengan desain revolusioner enam panel.

‘Kesan pertama saya pada bola ini adalah bola yang sangat fantastis dan kita semua akan bersenang – senang dengan Brazuca.’ Kata Dani Alves, bek Barcelona dan pemain tim nasional Brasil seperti yang dilansir Telegraph.

‘yang paling penting, bola ini bisa digunakan dengan baik di tanah maupun di udara. Saya yakin para pemain dan penjaga gawangnya akan menyukai bola ini.’ Ujar Alves

Brazuca dibuat dengan menggunakan teknologi yang sama dengan bola – bola buatan Adidas sebelumnya yakni Tango 12 (Piala Eropa 2012) dan Cafisa (Piala Konfederasi 2013). Tetapi, struktur permukaan Brazuca tersebut lebih sempurna.

Kemudian, ada alasan mengapa dinamakan Brazuca? Kemungkinan kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang bisa diartikan sebagai ‘Orang – orang Brasil yang merantau’,termasuk para pemain sepak bola namun bisa juga berarti “hidup cara Brasil”. Warna yang mendominasi bola adalah warna oranye,hijau, dan biru yang diadaptasi dari gelang keberuntungan yang biasa dipakai oleh orang – orang Brasil sana yang menggambarkan kebanggaan nasional.

Bola itu akan dipergunakan secara resmi pada tanggal 12 Juni 2014 di laga pembukaan Piala Dunia 2014 di Sao Paulo dan akan digunakan sampai babak final pada tanggal 13 Juli 2014 di Rio de Janeiro.

‘Bola yang digunakan pada Piala Dunia merupakan ikon dari kompetisi akbar ini karena merupakan bagian dari setiap gol pada setiap permainan.’ Kata Direktur Sepak Bola Adidas America, Ernesto Bruce. ‘Adidas mempunyai sejarah yang cukup panjang di Piala Dunia dengan menjadi produsen apparel olahraga di setiap turnamen sejak tahun 1970.’

Walaupun begitu, bola – bola Piala Dunia selalu menyebabkan pro dan kontra dalam setiap turnamen Piala Dunia. Para pemain terutama penjaga gawang sering mengeluh tentang  kondisi bola karena tingkat kelicinannya yang berlebihan dan kecepatan gerak bolanya.

Sebelumnya pada perhelatan Piala Dunia empat tahun yang lalu di Afrika Selatan, bola yang bernama Jabulani sempat mendapat serangan dan kritikan pedas dari para pemain dan pelatih. Banyak yang mengatakan bahwa Jabulani merupakan bola yang seperti di jual di supermarket karena bola itu mempunyai arah yang tidak bisa ditebak dan terlalu mudah untuk memantul ke udara.