Manajer Arsene Wenger Yang Juga Ahli Ekonomi

Manajer Arsene Wenger Yang Juga Ahli Ekonomi

Bursa Piala Dunia – Manajer Arsene Wenger yang lahir 63 tahun yang lalu adalah juru taktik di salah satu klub Liga Inggris yaitu Arsenal. Bersamanya, Arsenal yang merupakan penghuni Emirates Stadium itu menjadi sebuah klub besar yang dikagumi dan disegani. Wenger ternyata tidak hanya ahli di bidang sepak bola namun juga dari sisi ekonomi.

Bukan suatu hal rahasia lagi, karis akademis Wenger hampir sehebat karirnya sebagai seorang manajer sepak bola. Wenger menyelesaikan tingkat strata satu pada fakultas tenik lalu kemudian mengambil derajat master pada bidang ilmu ekonomi. Wenger adalah lulusan Universitas Strasbourg. Walaupun sejak 2005 sudah tidak lagi menghasilkan tropi namun sang profesor mampu menghadirkan pundi pundi yang cukup banyak di tengah gamber gembor Financial Fair Play. Dia mengemban filosofi yang cukup elegan yaitu membawa dan membina pemain muda penuh potensi berharga murah meriah – Bursa Piala Dunia

Ketika pertama kali menjadi manajer Arsenal pada musim 1996/97, Dia mulai berbelanja dan mungkin juga menjadi era terbaik bagi Wenger dalam belanja pemain. Pada musim itu, Wenger membawa serta nama Patrick Vieira, Remi Garde, Gilles Grimandi, Emmanuel Petit, Nicolas Anelka dan Marc Overmars dengan hanya menghabiskan dana dengan total 20,3 juta euro. Kala itu kebijakan transfernya bisa dibilang jitu karena setahun kemudian dia sukses membawa The Gunners menjadi yang terbaik mengungguli Manchester United di Liga Primer.

Selepas kesuksesan itu, strategi marketing Wenger lalu berhasil menghasilkan rezeki. Waktu itu, Anelka yang dia bawa pada musim pertamanya seharga 500 ribu euro berhasil dia jual dengan banderol 22,3 juta euro. Nilai tersebut hampir 44 kali lipat dari transfer semula. Hal ini menjadikan Wenger semakin ketagihan untuk membeli talenta muda. Kepergian Anelka tidak membuat Wenger merenung. Dia langsung turun untuk menyibukkan diri di bursa transfer. Akhirnya Wenger sukses meyakinkan Thierry Henry agar keluar dari Juventus dan meraih kejayaan bersamanya.

Thierry Henry dibeli dengan harga 11 juta euro mampu memberi balasan nyata dengan menjadi pemain legenda sebelum akhirnya pada tahun 2007 pindah ke Barcelona. Walaupun pada saat itu dia sudah mendekati usia tiga puluh, Wenger tetap mampu menjual Henry seharga 21 juta euro. Lagi-lagi keuntungan besar diraih.

Arsenal dan Wenger bisa saling berkolaborasi mengenai kebijakan transfer. Strategi mereka untuk mendatangkan pemain murah berkulitas untuk dijual dengan harga mahal mereka gunakan untuk memiliki sebuah panggung mewah yang bernama Emirates Stadium. Nama lain yang berhasil dijual Wenger dengan harga tinggi adalah Alex Song, William Gallas, Denilson, Lukasz Fabianski, Emmanuel Adebayor, Samir Nasri, Cesc Fabregas hingga Robin van Persie. Saat ini bisa dibilang bahwa Arsenal adalah klub sehat yang berisi pemain matang. Meskipun banyak berita kurang baik namun Arsenal tetaplah klub kaya dan akan meraih kejayaan – Bursa Piala Dunia