Belanda Akan Waspadai Chili Di Babak Penyisihan Grup D

Belanda Akan Waspadai Chili Di Babak Penyisihan Grup D

Belanda Akan Waspadai Chili Di Babak Penyisihan Grup D – Tim nasional Belanda mungkin tergolong berada di grup yang cukup sulit pada Piala Dunia 2014 mendatang. Namun demikian berdasarkan pengamatan salah satu legenda mereka menganggap bahwa Chili merupakan salah satu lawan yang patut diwaspadai selain Spanyol.

Ruud Gullit telah mengirimkan sebuah pesan peringatan kepada tim nasional Belanda setelah melihat hasil pengundian tersebut, dan ia menegaskan bahwa rekan-rekan sekompatiotnya itu harus menghormati semua lawan-lawan yang akan dihadapi oleh mereka, termasuk untuk tidak meremehkan Chili, yang dianggap bisa menjadi salah satu kuda hitam.

Sementara itu, Gullit juga menganggap kehadiran juara dunia Spanyol tentu menjadikan sebuah perbedaan pada grup ini, sehingga tentu saja bakal menyuguhkan perlawanan menarik, di samping perhelatan Grup D, yang juga tidak kalah sengit nantinya.

Tim binaan Louis van Gaal berada di Grup B dengan Spanyol, Chili dan Australia. Dan tentu saja ini seperti mengulangi putaran final Piala Dunia 2010 lalu, di mana kala itu Belanda harus mengakui ketangguhan Spanyol, dan kali ini mereka akan bertemu di pertandingan pertama sebelum menghadapi dua negara lainnya, yaitu Australia dan Chili.

Namun setelah dalam beberapa tahun belakangan selalu menghadapi mantan juara dunia, Gullit mengklaim bahwa Chili merupakan salah satu lawan yang sulit untuk dihadapi dan memiliki prospek untuk menjadi ancaman terbesar bagi tim-tim yang lain, termasuk skuad asuhan Vicente del Bosque.

“Setelah pertandingan melawan Spanyol, kami jangan sampai beranggapan bahwa lawan yang sulit sudah kami hadapi,” ungkap mantan pesepakbola Belanda yang kini berusia 51 tahun. “Tolong, jangan meremehkan kemampuan Chili. Mereka merupakan tim yang cukup kuat.

“Mereka tentu saja memiliki keuntungan untuk bermain di benua sendiri, dan tim-tim asal Amerika Selatan tentu akan bermain jauh lebih baik dibandingkan tim-tim dari belahan benua yang lain.

“Mungkin akan berbeda kisah bila melawan Australia. Oranje harus memetik kemenangan di laga itu, sudah pasti harus kami menangkan.”

Setelah melewati duel melawan Spanyol di Fortaleza pada 13 Juni, tim asuhan Van Gaal itu bakal bertandang ke Porto Alegre untuk pertandingan berikutnya melawan Socceroos. Dan pertandingan pamungkas melawan Chili akan dilaksanakan di Sao Paulo pada 23 Juni.

Sementara itu hal yang sama juga diungkapkan oleh pemain sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben. Walau berada satu grup dengan sang juara dunia, bintang Bayern Muenchen itu mengaku ingin menempati urutan teratas guna menghindari calon lawan berat di babak berikutnya, yang kemungkinan besar Brasil, bila kondisi mulus bagi sang tuan rumah dan Belanda.

Penyerang sayap andalan Belanda, Arjen Robben, berharap bisa menempati posisi teratas di Grup B, agar menghindari perjumpaan awal dengan Brasil, yang tentunya merupakan salah satu tim unggulan di negeri sendiri.

Berdasarkan hasil undian yang sudah dilakukan, posisi runner-up Grup B akan berhadapan dengan jawara Grup A, yang kemungkinan besar diisi oleh Brasil, yang siap menanti di putaran kedua, dan pemain berusia 29 tahun itu mengaku apa yang harus dilakukan rekan-rekannya.

“Ini tentu saja menjadi suatu grup yang indah,” ungkap penyerang Bayern Muenchen, yang turut berperan dalam memberikan tiga gelar sekaligus pada musim kompetisi lalu.

“Spanyol dan Chili merupakan kedua lawan yang tangguh. Di atas kertas, semua tentu pada mengincar kemenangan sebanyak-banyaknya dari Australia, namun tentu saja kami juga tidak memandang remeh mereka walau kemenangan harus kami raih.

“Jika kami mampu meloloskan diri dari babak grup, maka peluang kami adalah menghadapi tim Brasil atau yang lainnya. Saya pikir mereka favorit, jadi akan lebih baik bila kami menghindari mereka.

“Tujuan utama kami di turnamen itu adalah menempati posisi teratas.”