Alejandro Sabella Optimis Argentina Lolos Dari Babak Kualifikasi Grup

Alejandro Sabella Optimis Argentina Lolos Dari Babak Kualifikasi Grup

Alejandro Sabella Optimis Argentina Lolos Dari Babak Kualifikasi Grup – Setelah hasil pengundian Piala Dunia 2014 telah dilangsungkan di Salvador beberapa pelatih dunia mulai angkat bicara. Salah satunya adalah arsitek lapangan hijau Argentina, Alejandro Sabella, yang mengungkapkan keyakinannya setelah berada di Grup F bersama Nigeria, Bosnia-Herzegovina dan Iran.

Argentina, yang menjadi salah satu unggulan pada Piala Dunia 2014 bersama tuan rumah Brasil, menegaskan komitmennya yang lebih kuat pada turnamen kali ini dan Sabella berharap bisa memperoleh kemenangan pertama, yang menjadi modal penting untuk laga berikutnya.

“Penilaian dan prediksi selalu sulit untuk dihadapi dan saya tidak terlalu menyukainya, namun jika jumlah tim yang berada di grup maut sebanyak 10 negara, maka saya mengatakan hal ini sedikit menguntungkan kami karena kami mampu menghindarinya,” tutur Sabella.

Sementara itu Argentina bakal memiliki markas di kawasan Belo Horizonte dan hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Sabella.

“Ini merupakan kelompok yang sangat baik, dari segi geografi, karena kami hanya menjalani dua perjalanan singkat dan kami bermain di Belo Horizonte, lokasi di mana kami akan menetap. Sedangkan mengawali debut di Maracana merupakan suatu kebanggaan bagi kami, selain dikenal di benua Amerika Selatan, tetapi juga di seluruh persepakbolaan dunia.

“Mungkin saya akan dianggap munafik bila menganggap kalau Argentina bukanlah tim kuat dari tiga negara yang ada, namun sepakbola tidak pernah dilihat dari segi di atas kertas, melainkan pada kenyataannya. Tetapi saya optimis bisa terus melaju.

Sementara perwakilan Bosnia-Herzegovina, Safet Susic, mengatakan: “Dibandingkan grup lain, kami sangat beruntung bisa berada di kelompok ini. Kami tak patut untuk tidak bahagia, meski harus berada dalam satu grup dengan Argentina, yang merupakan salah satu kandidat juara dunia. Dan sementara tim lain, mungkin sedikit lebih lemah dibandingkan kami, yaitu ada Iran dan lainnya Nigeria.

“Walaupun Nigeria memiliki pengalaman yang lebih baik di ajang Piala Dunia, namun kami sebagai tim debutan tidak akan pernah gentar dan wajib berjuang untuk meloloskan diri dari babak grup.

 Bagi Iran, yang kini diasuh oleh Carlos Queiroz, turut angkat bicara: “Saya tidak dapat memberikan kepastian. Karena kunci berada di tangan kami sendiri. Jika kami bekerja keras, maka sudah pasti hasilnya baik. Tetapi jika sebaliknya, maka kami tidak akan berada dalam posisi yang menguntungkan.

“Bagi kami, sepanjang babak kualifikasi lalu seperti neraka. Tetapi kali ini kami seperti berada di surga. Bagi pemain-pemain saya, mungkin ini menjadi sebuah pengalaman berharga bisa menghadapi tim sekelas Argentina dan laga debut melawan mereka di Maracana? Sebaiknya mari kita berharap bisa memusingkan Argentina. Bermimpi tidak pernah selalu merugikan!

Pelatih Nigeria, Stephen Keshi, menganggap bahwa perjuangan timnya tidak akan sesulit dugaan di awal, namun ia berharap bisa memberikan hasil terbaik di fase grup.

“Mungkin saya akan memberi penilaian enam untuk grup ini. Karena kami menghadapi tiga tim yang kelasnya berbeda dari masing-masing. Kami tidak tahu Iran atau Bosnia-Herzegovina, namun jika Argentina, kami kerap kali sudah saling berhadapan di setiap Piala Dunia dan tidak selalu mudah.

“Meski demikian, saya menghormati ketiga lawan tersebut, meski demikian kami tidak memiliki alasan untuk gentar terhadap mereka. Salah satu hal utama dan terpenting adalah mempersiapkan pertandingan pertama, karena ini akan menunjukkan seberapa jauh penampilan kami.”